semoga Allah meringankan kesusahan hati gadis kecil itu
30 Oktober 2011 pukul 1:19
jumat
kemarin tepatnya...segerombolan orang datang mengarah ke masjid yang
letaknya tepat di seberang rumah saya. orang2 itu tampak larut dalam
duka, ada yang tampaknya sednag bnayak fikiran, ada yang sedang
menghapus air mata dan sebaian lainnya tampang bingung dan putus asa.
segerombolan orang yang saya bicarakan ini tampak mengusung sebentuk
keranda lengkap dengan penutup dan payung hijau yang betabur ayat suci
al-quran. yah tetangga saya yang telah mendahului kita semua sudah
berpulang ke rahmatullah, almarhumah sudah tiada dan tak berdaya.akhirnya keranda semakin mendekati masjid khairul amal yang berdinding putih berpintu hijau. keluaraga sanak famili tetangga dan teman sejawat tampak memehnuhi masjid yang berukuran sedang untuk komplek kami. semua tampak diam tanpa bicara, menanti aba- aba dari imam masjid. ibu2 mulai menyiapkan diri dengan mukenanya, sedangkan bapak2 sudah dari tadi lengkap dengan peci dan sarungnya. imam memberi tanda agar seluruh jamaah dapat merapat...
tak kala semua orang sibuk mengatur shaf darii ujung dinding sebelah kanan ke kiri, penglihatan ku menangkap sosok anak kecil diantar ibu-ibu yang bermukena. gadis kecil itu meilan namanya (kalo tidak salah alias setahu saya). meilan mengenakan baju kurung berbunga coklat dengan baju 2 potong atas dan bawah, serasi dengan jilbab coklat polos yang menutupi rambutnya. air muka nya tampak lebih tegar dari kemarin. tak ada lagi air mata tapi kelabu masih menyelimuti mata kecilnya.
sholat jenazah pun dimulai, saya mencoba mengkhusuk kan diri, namun susah seklai...tetes demi tetes terus mengalir di mata saya...bagaimana jika saya menjadi meilan, bagaimana jika saya di tinggalkan mama, lalu bagaimana hidup meilan kedepan... walaupun ucapan allahhuakbar terus terdengar di telinga ku, air mata ini terus mebasahi mukena putih yang saya kenakan.hingga akhirnya sholat di akhiri dengan salam. saya buru- buru menyeka air mata, tak enak rasanay menambah kesedihan keluarga yang sedang ditimpa musibah ini. dan saya akan semakin merasa berdosa jika meilan melihat mata saya yang memerah...
tak lama kemudian terdengar teriakan kecil meilan "ayah..." katanya sambil mengangkat sepasang sandal berwarna coklat... ya allah gadis kecil ini masih ingat mencarikan sandal ayah nya di saat2 sulit seperti ini...salut untuk meilan yang tampaknya terbias mengurus dan memperhatikan hal2 kecil dalam keluarganya. air mata saya hampir tak terbendung saat itu, tapi sebisa mungkin saya menguasai diri...
semua jemaah berkemas dan bersiap2 meninggalkan masjid. bapak2 mulai memindahkan jenazah yang beralaskan tikar rumbia dari keranda ke tmpat tidur ambulance untuk segera di bawa ke tempat peristirahatan terakhir. saya tak ikut ke kuburan, jadi saya sempatkan merapikan masjid yang mulai di tinggalkan jamaahnya. menyusun buku surat yasin, mengunci pintu masjid dan menerima titipan kain penutup keranda dari mama yang tak lain adalah pengurus masjid kami.
tangan saya memegang kain hijau yang berbahan licin dengan kaligrafi kuning emas, cantik sekali tapi ntah kapan kita akan memakainya...
semoga allah memberikan tempat terbaik unuk almarhumah (ibu yang tersambar petir di min pada hari kamis 27 okt 2011)
semoga allah memberikan kekuatan untuk ayah meilan agar dapat menjadi ayah sekaligus ibu untuk meilan dan adiknya yang baru berumur 3 tahun
*meilan : seorang gadis kecil yang harus kehilangan ibunya di umur yang masih sangat kecil (kelas 4 SD)...
saat itu almarhumah sedang menjemput meilan dari sekolah, namun takdir berkata lain...justru meilan lah
yang mengantar ibunya pulang kerumah
teruslah menjadi anak yang kuat meilan, kami yakin adik dan ayah meilan sangat membutuhkan meilan..
saya akan menunggu meilan esok di masjid untuk melihat senyum nya saat bermain dengan teman2 di waktu istrahat mengaji..
terimakasih meilan untuk pelajaran berharga ini, semoga ini akan menjadikan saya lebih bersyukur masih dikelilingi mama papa, suami dan anak juga saudara/i tercinta
pertanyaan : siapkah kita berteman dengan kain penutup keranda???
Tidak ada komentar:
Posting Komentar