april 2009 saya bergabung disini...bertemu teman, adik, kakak dan orang tua baru di sini. salah satu kerjaan humas adalah ikut terjun langsung kelapangan meliput kegiatan walikota bengkulu, wakil walikota sampai dengan sekda... dulu sempat 3 tahunan ikut piket dan meliput kegiatan walikota...banyak rasa dan cerita tentunya:)
lima tahun disini tentu sempat menempa pribadi lebih bisa beradaptasi dengan lingkungan...semoga bisa selalu bersama..
Jumat, 27 Juni 2014
Kamis, 12 Juni 2014
Selasa, 10 Juni 2014
banyak ide..tapi belum tertuang:)
ada yang lucu ada yang mengharukan..
siang itu...sehabis zuhur tepatnya
saya menunggu anak disekolah
tepat disamping saya duduk pula seorang ibu
senyum kulempar kearahnya
ibu itu pun menyapa "jemput ya buk?"// "iya buk" // "anak sendiri?"// saya sempat terdiam dan mikir sambil njawab...."iya buk" emang mau jemput siapa pikir saya heheheh// "anak ibu di kelas a atau b?"// "walahhhhh bu bukan jemput anak saya...anak tetangga" kawab nya melengosssss"// hahhhhh dalam hati saya... "ooo anak tetangga jawab saya"// "iya buk, saya ini jemput anak orang komplek, ibunya nggak bisa pakek motor, jadi saya dimintai terus jemput anaknya..."// saya cuma bisa senyum // "mending kalo sekali- sekali...ini hampir setiap hari" ceritanya// "ibu kerja dimana" tanya saya untuk mencari topik lain // "saya di dinas ******** lingkar timur" katanya, mbak dimana?"// "saya di sekretariat mbak, simpang lima...."// "saya ini kantor di lingkar timur, rumah di betungan.....siang- siang jemput anak sekolah SD, terus nganter kerumah di betungan, ehhhh ini tetangga minta tolong jemput anaknya...dan hampir tiap hari" ceritanya//
glekkkkk....saya nelan air ludah aja denger ceritanya//
dan anak- anak pun bubar dari kelas nya...
seorang anak perempuan keluar dan berteriak ....."budeeeeee"// "saya duluan ya buk...." katanya// "iya buk" jawab saya
fikiran saya melayang
bagaimana jika saya tidak bisa mengendarai motor:(
bersyukur masih bisa bawak kendaraan sendiri
menjemput buah hati setiap hari
mendengar cerita dan celotehnya tentang teman- temanya hari ini
dan memeluk tubuhnya yang berkeringat dengan baju sekolah yang basah
ahhhhh betapa mahalnya itu semua
betapa semua yang ada di genggaman ini harus kusyukuri
kujalani dan kunikmati:)
alhamdulilah....
ada yang lucu ada yang mengharukan..
siang itu...sehabis zuhur tepatnya
saya menunggu anak disekolah
tepat disamping saya duduk pula seorang ibu
senyum kulempar kearahnya
ibu itu pun menyapa "jemput ya buk?"// "iya buk" // "anak sendiri?"// saya sempat terdiam dan mikir sambil njawab...."iya buk" emang mau jemput siapa pikir saya heheheh// "anak ibu di kelas a atau b?"// "walahhhhh bu bukan jemput anak saya...anak tetangga" kawab nya melengosssss"// hahhhhh dalam hati saya... "ooo anak tetangga jawab saya"// "iya buk, saya ini jemput anak orang komplek, ibunya nggak bisa pakek motor, jadi saya dimintai terus jemput anaknya..."// saya cuma bisa senyum // "mending kalo sekali- sekali...ini hampir setiap hari" ceritanya// "ibu kerja dimana" tanya saya untuk mencari topik lain // "saya di dinas ******** lingkar timur" katanya, mbak dimana?"// "saya di sekretariat mbak, simpang lima...."// "saya ini kantor di lingkar timur, rumah di betungan.....siang- siang jemput anak sekolah SD, terus nganter kerumah di betungan, ehhhh ini tetangga minta tolong jemput anaknya...dan hampir tiap hari" ceritanya//
glekkkkk....saya nelan air ludah aja denger ceritanya//
dan anak- anak pun bubar dari kelas nya...
seorang anak perempuan keluar dan berteriak ....."budeeeeee"// "saya duluan ya buk...." katanya// "iya buk" jawab saya
fikiran saya melayang
bagaimana jika saya tidak bisa mengendarai motor:(
bersyukur masih bisa bawak kendaraan sendiri
menjemput buah hati setiap hari
mendengar cerita dan celotehnya tentang teman- temanya hari ini
dan memeluk tubuhnya yang berkeringat dengan baju sekolah yang basah
ahhhhh betapa mahalnya itu semua
betapa semua yang ada di genggaman ini harus kusyukuri
kujalani dan kunikmati:)
alhamdulilah....
Senin, 09 Juni 2014
L.O.V.E
Manakala hati menggeliat
mengusik renungan
Mengulang kenangan saat cinta menemui cinta
Suara sang malam dan siang seakan berlagu
Dapat aku dengar rindumu memanggil namaku
Mengulang kenangan saat cinta menemui cinta
Suara sang malam dan siang seakan berlagu
Dapat aku dengar rindumu memanggil namaku
Saat aku tak lagi di sisimu
Ku tunggu kau di keabadian
Aku tak pernah pergi, selalu ada di hatimu
Kau tak pernah jauh, selalu ada di dalam hatikuJ
Sukmaku berteriak, menegaskan ku cinta padamu
Terima kasih pada maha cinta menyatukan kita
Saat aku tak lagi di sisimu
Ku tunggu kau di keabadian
Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun insan Tuhan
Pasti tahu cinta kita sejati
Saat aku tak lagi di sisimu
Ku tunggu kau di keabadian
Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun insan Tuhan
Pasti tahu cinta kita sejati
Lembah yang berwarna
Membentuk melekuk memeluk kita
Dua jiwa yang melebur jadi satu
Dalam kesunyian cinta
Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun insan Tuhan
Pasti tahu cinta kita sejati
----------------------------------
Teringat ketika awal kali
kita berjumpa
Ntah kapan tepatnya akupun
lupa
Yang aku tahu kita berada
di satu kelas
Dan Kau teman dari
temanku..
Dan suatu moment kita
menjadi dekat
Selalu bersama...dan
saling mendengarkan
Hinga janji tercipta
disebuah tempat yg tidak
romantis bagi orang lainJ
4 januari 2009
Ikrar mu dihantar oleh cerah setelah hujan
Dalam kesederhanaan kita disatukan
Dengan harapan hidup yag lebih baik lagi
10 bulan berlalu sejak saat itu
Berdua menjadi bertiga
Hidup lebih lengkap dan berwarna
Tak terasa
Aku mencintaimu...
pending dan pendam:)
keinginan kuliah lagi kayaknya memang harus di pending dulu...ada banyak hal yang harus diselesaikan disini..ada banyak hal yg harus dikerjakan hari ini...betapa menjadi seorang ibu dari anak 4,8 tahun Ghazy dan ditinggal suami kerja diluar kota memang harus menahan ego. bagaimana mungkin semuanya saya tinggal dengan hati yang tenang...mungkin terlalu byk di fikir dan ditimbang...tapi ini sepertinya sudah menjadi keputusan baik... semoga keputusan yang benar u hari ini dan kemudian hari...
teringat ketika mata sikecil berair dan basah ketika mengutarakan keinginan bunda untuk sekolah lagi...tak terbayang bagaimana si kakak tanpa bunda walaupun ada nenek...ahhh betapa mahalnya perkembangan anak yang harus saya tinggalkan untuk mengejar ilmu
mungkin benar kata suamiku..bahasanya dipending dulu...masih ada hari lain ..semoga...
teringat ketika mata sikecil berair dan basah ketika mengutarakan keinginan bunda untuk sekolah lagi...tak terbayang bagaimana si kakak tanpa bunda walaupun ada nenek...ahhh betapa mahalnya perkembangan anak yang harus saya tinggalkan untuk mengejar ilmu
mungkin benar kata suamiku..bahasanya dipending dulu...masih ada hari lain ..semoga...
Langganan:
Komentar (Atom)




