13 Desember 2014// 06.17 wib ;Ayah
tengah terlelap hebat pagi ini ditemani bantal kepala yang terlipat dua,
sedangkan Kakak mungkin sedang bermimpi bermain Torblade barunya di apit dua
bantal guling di sisi kanan dan kirinya… yah dua bantal guling dengan aroma
khas paling sedap sedunia (baca; bagi
kakak hehehe)
Bunda
belum ingin bergerak berberes nak, masih lemas dengan kepala berat melewati
malam panjang ketika kakakmu- Ghazy harus melewati panas tinggi setelah
pemeriksaan darah oleh dr. Amelia tadi sore. Untuk pertama kalinya sayang,
kakak positif Tifus karena sebelumnya negative begitupun malarianya. Bunda
sempat kaget mendengar penjelasan dokter diklinik sore kemarin, tetapi menjadi
tidak terlalu khawatir ketika tahu tifus-nya tidak tinggi dan kakak cukup rawat
jalan.
Badan
yang masih sempoyongan ini memang belum bersemangat turun dari tempat tidur dan
meninggalkan si Kakak, memang seminggu ini waktu tidur kita tidak baik-
terganggu oleh batuk yang meregang,
hidung yang tersumbat juga suhu tubuh yang tinggi sangat membuat bunda
khawatir….tapi ntah mengapa jari- jari Bunda yang biasa berteman dengan tuts
laptop ini sangat merindukan program word di laptop Ayah. Ingin sekali
menumpahkan semua rasa… rasa rindu rasa ingin bertemu dengan mu nak..
Sepuluh
tahun lagi dari saat bunda menulis ini mungkin Puti sudah menjadi gadis kecil
yang cantik dan soleha sedangkan si kakak sepuluh tahun dari saat ini sangat
mungkin menjadi anak bujang kebanggaan Ayah dan BundaJ
Ia
pun sangat menantimu Put… selalu bilang “kapanlah
bunda nih hamil?”// “kira- kira adek
puti kapan lahir bunda?”// “adeknya
azzam cantik bunda rambutnya keriwil kayak azzam umurnya baru 3 minggu”
celoteh kakak pulang sekolah// “ahaaaaa
kakak punya ide bunda kalo nanti adek puti udah lahir, adek puti bobok sama
ayah, kakak sama bunda….anak cowok sama ibuk-ibuk, kalo anak cewek boboknya
sama bapak- bapak” dan tawa kami berdua pun pecah mendengar khayalan Kakak
nak//
Comtusi- oxomemazine guaifenesin
syrup mungkin masih bekerja nak di sela- sela batuk kakak
yang terdengar pagi ini. Kakak sangat tahu ketidak beradaan Bunda disampingnya
ketika tidur “Kakak masih mau ngantuk
Bunda, peluk Kakak” katanya lemah…. Bunda dan kakak selalu melewati malam
dengan berpelukan sayang…. Dengan kecupan “Bunda Sayang Kakak, dan menanti
jawaban “Kakak Sayang Bunda”.
Kakak
ghazy – lengkapnya Muhammad Faiq Izzilghazy…// Namanya susah ya kata seorang
Analist ketika Bunda mendaftar kan nama Kakak diklinik kemarin. Jika Puti sudah
pandai membaca tentu nama Kakak tidak susah kan Nak… Sesekali Ummi Kakak di
Sekolah SAB Mahira menulis nama depan Kakak dengan Faiq… Bunda suka lupa karena
biasa dengan sebutan “Ghazy”. Sedangkan Kakak sering menyebut dirinya “Aji”…
Sejak itulah orang komplek dan Ummi- Ummi disekolah sering memberi bunda
sebutan “Bunda Aji”
Ayah
yang melekatkan nama lengkap Kakak Aji Nak…. Dengan harapan Kakaknya Puti ini
bisa menjadi Pejuang -kemuliaan pejuang tertinggi . Ayah dan Bunda sempat
melewati masa bingung merangkai nama kakak. Nama yang Bunda dan Ayah nyatakan
di hari ke-7 usia Kakak waktu itu sejak Minggu 18 Oktober 2009 kelahiran Kakak
di klinik nenek bidan.
Masih
jelas di memory Bunda, Kakak lahir
dihari minggu dek, tepatnya waktu adzan Maghrib… ketika mati lampu… menjelang
kelahiran Kakak justri lampu padam nak, ditemani lampu emergency, lilin, dan
lampu “strongkeng” tradisional. Semua
berkumpul sore itu Nak, ada Kakek Nenek, Ummi & Abi, Aunty & Papa juga
semua keluarga besar. Semua menanti kelahiran cucu pertamaJ
Minggu
18 Oktober 2009- Pukul 18.15 Wib suara pertama itu terdengar Put, suara bayi
laki-laki yang dinanti…. Semua tersenyum bahagia dan menangis haru … pastinya
Bunda dan Ayah…. Buah hati pertama Bunda Nak…. Badan nya mungil menurut Bunda
3,4 kg karena itu kali pertama Bunda melihat bayi baru lahir (ternyata termasuk
besar untuk seorang bayi baru lahir) dengan panjang 49cm. Bibirnya merah
merekah, dengan kulit merah yang terlihat sehat dan sempurna.
Teringat
senyum bahagia Ayah yang membisikkan “Bunda Hebat....” yang semakin membuat air
mata Bunda mengalir tiada henti mengucap syukur melihat bayi laki- laki yang
menangis keras ketika dimandikan dan dikenakan bedong pertamanya. Sejak itulah
Bunda menjadi Wanita seutuhnya Nak…bahagia luar biasa…
Perjuangan
hebat sudah lewat Nak….. Sejak Rabu sebelum kelahiran di minggu sore itu, Bunda
mengalami pendarahan layaknya wanita menstrusasi. Kamisnya jumlah darah
bertambah banyak dan semakin banyak hingga hari Sabtu..
Maka
Sabtu itu Bunda belum yakin hari itu kita akan bersua sayang… Tanda- tanda yang
keluar dan bunda rasakan belum seperti yang pernah Bunda baca di buku dan
internet…maka semalaman dari Sabtu ke Minggu adalah malam berat nan panjang
menanti pagi…
===
Pagi
ini 17 Desember 2014 Bunda bersiap kekantor nak, seperti hari kemarin Bunda
akan terjaga dengan
pemandangan lelaki kecil yang tengah terlelap hebat. Melihat naik turun
nafasnya yang sangat teratur dan badan yg tidak panas lagi... Terimkasih Ya
Rabb untuk sehatnya kami, anak-anak kami.
Pagi ini ingin sekali memeluk Kakak
Nak, Lelaki kecil yang telah berusia 5 Tahun yang mampu berkomunikasi dengan
baik. Bunda genggam tangannya agar Kakak tau ada Bunda disampingnya, walaupun
mungkin Bunda tak bisa selalu bersama, melihat perkembangan kepandaian Kakak
disetiap saat.
Maafkan Bunda sayang harus bekerja
dan meninggalkan Kakak setiap hari dan harus pulang terlambat jika harus
lembur.
Nak......kamar ini jadi saksi betapa
Bunda mencintai kalian, menemani kalian tidur; menonton bersama; hingga
loncat2an dikasur...Tangan kreatif kalian selalu memegang crayon, menarik garis
kemanapun kau suka dengan warna warni mipi ditembok kamar kita.
Puti sayang... tahukah Puti nama
Puti adalah khayalan Kakak Ghazy... Ia sangat merindukan kehadiran seorang
adik... mungkin sekarang bukan waktu yang tepat untuk kita bersama Put, Bunda
yakin nanti akan ada waktunya... kita akan bersama sayang, seperti Kakak yang
tumbuh di rahim Bunda 9 bulan lamanya.
Teruntuk Puti ( Yang akan lahir di
rahim esok hari)
(NandaVeronica//SimpangLimo//171214//
Penulis adalah staff
di Bagian Humas Sekretariat Daerah Kota Bengkulu// 085267322301)


